GOW Bulungan Tegaskan Pentingnya Perlindungan Anak, Dorong Generasi Muda Tumbuh Bahagia dan Berani Bermimpi

redaksi

TANJUNG SELOR – Pemenuhan hak anak dan perlindungan dari kekerasan serta diskriminasi menjadi perhatian Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bulungan dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42. Anak-anak tidak hanya berhak mendapatkan pendidikan, tetapi juga membutuhkan lingkungan yang aman, penuh kasih sayang, serta ruang untuk mengembangkan potensi dan meraih cita-cita.

Peringatan Hari Anak Nasional tersebut dilaksanakan di kawasan Car Free Day (CFD) Tebu Kayan, Tanjung Selor, Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Bulungan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan, para pendidik, tenaga kependidikan, tamu undangan, serta anak-anak dari jenjang pendidikan PAUD, SD, hingga SMP.

Ketua GOW Kabupaten Bulungan, Dra. Hj. Asnawati, M.Si., mengatakan bahwa anak merupakan generasi penerus bangsa sekaligus harapan keluarga yang harus mendapatkan perhatian, kasih sayang, pendidikan, perlindungan, dan kesempatan yang setara untuk berkembang.

Menurutnya, Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa tumbuh kembang anak bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua, melainkan juga membutuhkan dukungan lingkungan pendidikan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Hari Anak Nasional merupakan momentum penting bagi kita semua untuk mengingat bahwa anak-anak adalah generasi penerus bangsa, harapan keluarga, serta masa depan Indonesia,” ujarnya.

Baca juga  IKAT Tanjung Selor Beri Tali Asih dan Baksos sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Korban Kebakaran di Desa Long Beluah

Asnawati berpesan agar anak-anak terus bersemangat dalam belajar, menghormati orang tua dan guru, serta tidak takut memiliki cita-cita besar. Ia menekankan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik melalui kemauan belajar, usaha, serta dukungan dari lingkungan sekitarnya.
“Apa pun cita-cita kalian, teruslah belajar, rajinlah berusaha, hormati orang tua dan guru, serta jangan pernah takut untuk bermimpi,” pesannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menanamkan sikap saling menghargai sejak dini. Perbedaan kemampuan, bakat, maupun latar belakang tidak seharusnya menjadi alasan bagi anak untuk merendahkan teman atau merasa tidak percaya diri.
Setiap anak memiliki keunikan dan potensi masing-masing. Karena itu, anak-anak perlu tumbuh dalam lingkungan yang mendorong rasa percaya diri, menghargai perbedaan, serta memberikan kesempatan untuk belajar dan berkarya tanpa rasa takut.

Baca juga  26.580 Pelajar Bulungan Jadi Sasaran Program KEJAR, OJK: Bukan Sekadar Punya Rekening, Tapi Investasi Karakter Finansial

Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital, Asnawati turut menyoroti pentingnya pendampingan terhadap anak dalam menggunakan teknologi secara bijak. Anak perlu dibimbing agar mampu memanfaatkan teknologi untuk belajar dan berkreasi, sekaligus memahami risiko yang dapat muncul di ruang digital.

Pendampingan tersebut perlu dilakukan secara proporsional, dengan membangun komunikasi yang terbuka antara anak, orang tua, dan pendidik. Dengan demikian, anak dapat merasa aman untuk bercerita ketika menghadapi persoalan, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun dunia digital.
“Anak-anak tidak hanya membutuhkan masa depan yang baik, tetapi juga masa kecil yang aman, menyenangkan, dan penuh kasih sayang,” ungkapnya.

Asnawati berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk memperkuat komitmen dalam mencegah kekerasan dan diskriminasi terhadap anak.
Ia juga mendorong terciptanya lingkungan yang memberi ruang kepada anak untuk menyampaikan pendapat, mengembangkan kreativitas, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan positif sesuai usia dan tahap perkembangannya.

Baca juga  Pastikan Kesiapsiagaan, BPBD Kaltara Rutin Rawat Peralatan

Melalui peringatan Hari Anak Nasional ke-42 ini, GOW Kabupaten Bulungan berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, percaya diri, berkarakter, mandiri, dan berprestasi.

Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan bersama agar setiap anak memperoleh kesempatan yang layak untuk belajar, bermain, mengembangkan bakat, dan meraih cita-cita tanpa dibayangi kekerasan maupun diskriminasi.

Menutup pesannya, Asnawati mengajak seluruh pihak menjadikan kepentingan terbaik anak sebagai perhatian bersama dalam membangun masa depan Kabupaten Bulungan dan Indonesia.
“Selamat Hari Anak Nasional. Mari kita wujudkan anak-anak yang bahagia, anak-anak yang terlindungi, dan anak-anak yang berani bermimpi demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya. (vn26/dd)

Baca juga

Tags