Ketua Umum GEKIRA Tekankan Sinergi dengan Pemerintah dan Kerukunan Antarumat Beragama, Pengurus Lima Wilayah di Kaltara Resmi Dilantik

redaksi

TANJUNG SELOR – Penguatan kerukunan antarumat beragama dan sinergi dengan pemerintah menjadi pesan penting dalam pelantikan pengurus Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) di Kalimantan Utara. Ketua Umum Pimpinan Pusat GEKIRA, Nikson Silalahi, berharap kepengurusan yang baru dilantik mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mengambil peran nyata dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.

Pelantikan pengurus GEKIRA tingkat Provinsi Kalimantan Utara serta empat kepengurusan kabupaten dan kota, yakni Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Tana Tidung, dan Kota Tarakan, berlangsung di Gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bulungan, Kamis (29/10/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Musyawarah Daerah (Musda).


Momentum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran organisasi kemasyarakatan dalam menjaga hubungan harmonis antarumat beragama, membangun komunikasi dengan pemerintah, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembangunan di Kalimantan Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Nikson Silalahi menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md., yang juga bertindak sebagai ketua panitia, beserta jajaran panitia dan para pengisi acara.


“Terima kasih kepada Pak Kilat dan Ibu yang dua hari ini betul-betul repot untuk melayani dan membersamai kita, dan juga kepada seluruh jajaran panitia bahkan pengisi acara yang telah menjalankan tugasnya dengan baik sampai hari ini,” ujar Nikson.

Baca juga  Realisasi Investasi Capai Rp11 Triliun, Kaltara Siapkan Jalur Kereta Api Strategis


Apresiasi tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kerja sama berbagai pihak dalam menyukseskan agenda organisasi. Menurut Nikson, dukungan panitia dan pihak-pihak yang terlibat merupakan bagian penting dari terselenggaranya pelantikan dan Musda GEKIRA di Kalimantan Utara.


Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara yang telah mengirimkan perwakilan untuk menghadiri kegiatan tersebut. Kehadiran unsur pemerintah menjadi bagian dari komunikasi dan hubungan kelembagaan yang penting dalam mendukung kegiatan organisasi kemasyarakatan di daerah.

Pelantikan pengurus di lima wilayah ini diharapkan tidak berhenti pada pengesahan kepengurusan semata. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi kesempatan bagi GEKIRA untuk memperkuat struktur organisasi, menyatukan langkah, dan menyusun kontribusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.


Dengan kepengurusan yang telah dilantik, GEKIRA diharapkan mampu menjalankan program organisasi secara aktif, membangun komunikasi yang baik dengan berbagai elemen masyarakat, serta berpartisipasi dalam menjaga kerukunan dan mendukung pembangunan daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md., yang juga menjabat sebagai ketua panitia, menekankan bahwa pemerintah tidak dapat menjalankan seluruh program pembangunan sendirian. Dukungan organisasi kemasyarakatan dan keterlibatan masyarakat diperlukan agar program sosial serta pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang luas.

Baca juga  Enny Harviyanti : Teman Alumni Harus Bisa Support dan Motivasi ke Adik Tingkat


“Pemerintah ini enggak bisa sendiri. Tentunya dengan program atau kegiatan yang dibuat, baik itu kegiatan sosial maupun kegiatan dalam pembangunan sosial,” ujar Kilat.

Menurutnya, organisasi kemasyarakatan memiliki ruang untuk berkontribusi melalui kegiatan sosial, penguatan solidaritas, serta keterlibatan dalam berbagai upaya menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Karena itu, pengurus GEKIRA yang baru dilantik diharapkan tidak hanya berfokus pada kegiatan internal, tetapi juga mampu membangun kerja sama yang konstruktif dengan pemerintah dan masyarakat.

Kilat menegaskan, kekompakan dan solidaritas menjadi modal penting untuk memperkuat hubungan antarkelompok agama sekaligus membangun kolaborasi dengan pemerintah. Sinergi tersebut diperlukan agar perbedaan tidak menjadi penghalang untuk bekerja bersama demi kepentingan masyarakat.


“Yang pertama, yaitu kekompakan dan kita harus solid, baik itu antara agama juga dengan pemerintah. Bahu-membahu membangun baik Kalimantan Utara maupun Kabupaten Bulungan,” katanya.


Ia juga menyampaikan harapan Bupati Bulungan agar GEKIRA dapat menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bulungan. Kolaborasi lintas organisasi dan pemerintah diharapkan mampu memperkuat kehidupan sosial yang harmonis sekaligus mendorong pelaksanaan program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Baca juga  Porprov II Kaltara di Depan Mata, 44 Cabor Berebut Tiket Menuju PON


“Mari kita sama-sama menjaga Kabupaten Bulungan ini. Beliau juga sangat mengharapkan kerja sama dalam pembangunan Kabupaten Bulungan ini,” tuturnya.


Pesan tersebut menegaskan bahwa menjaga kerukunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau kelompok keagamaan tertentu, melainkan membutuhkan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat. Dialog, saling menghormati, dan kerja sama lintas kelompok menjadi bagian penting dalam merawat kehidupan bermasyarakat yang damai.


Melalui pelantikan dan Musda ini, GEKIRA diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi di Kalimantan Utara serta menerjemahkan semangat kebersamaan menjadi kegiatan yang bermanfaat. Sinergi dengan pemerintah dan masyarakat menjadi salah satu langkah untuk menjaga kerukunan antarumat beragama sekaligus mengambil bagian dalam pembangunan daerah. (ve26/dd)

Baca juga

Tags