Tekan Inflasi Melalui pasar Murah pada Peringatan Hari Koperasi di Kaltara

redaksi

Pasar murah menjadi salah satu rangkaian memperingati hari koperasi nasional ke 79, di Kaltara, Selasa (14/7/2026). (FOTO:Winda/PENA KALTARA)

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79. Kepala Dinas Perindagkop, Edy Suharto mengungkapkan, setidaknya ada empat rangkaian acara pad aperingatan hari koperasi tersebut, terdiri dari Pasar Murah, gelar produk UMKM, cek kesehatan gratis dan donor darah.

“Kegiatan ini diinisiasi oleh Disperindagkop. Setiap provinsi yang mengadakan maupun tidak mengadakan kegiatan wajib melaporkannya ke Kementerian Koperasi pusat sebagai bahan catatan,” jelasnya (14/7).

Ia menjelaskan pasar murah tahun ini dilakukan penyesuaian karena adanya keterbatasan anggaran. Akibatnya, pasar murah yang biasanya digelar rutin setiap bulan, kini dibatasi menjadi tiga kali dalam setahun.

Baca juga  Pagi Besok, FKKJ Bulungan Bakal Menggelar Musyawarah Pusat

“Kita biasanya melakukan pasar murah setiap bulan namun terhalang efisien anggaran sekarang bisa terbilang dilaksanakan tiga kali dalam setahunnya untuk sekarang. Kita upayakan selalu ada pasar murah. Membantu menurunkan angka inflasi. Menyediakan barang dengan harga standar atau harga pokok kepada masyarakat. Membantu masyarakat dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah,” Terangnya.

Edy berharap kegiatan serupa dapat terus konsisten dilaksanakan setiap tahun agar sinergi dalam mengendalikan laju inflasi tetap terjaga secara berkelanjutan. Bukan hanya berpusat di ibu kota provinsi, Disperindagkop juga berencana untuk memperluas jangkauan acara ini ke wilayah lain.

Baca juga  April 2023, Realisasi APBN Tembus Rp 2,55 Triliun

Kehadiran pasar murah dengan sistem kupon berbasis KTP ini mendapat respons positif dari warga Tanjung Selor yang memadati lokasi sejak pagi. Sistem ini dinilai sangat membantu menjaga ketertiban sehingga warga tidak perlu berdesakan dalam antrean panjang.

Salah seorang warga Tanjung Selor, Aminah (42), mengungkapkan ia sangat terbantu dengan adanya pasar murah, terlebih selisih harga cukup signifikan dibanding harga di pasar.

Baca juga  Gubernur Ajak Generasi Muda Jaga Nilai Budaya Dayak Kenyah Temengang Iwan

“Sekarang apa-apa mahal di pasar. Pas dengar ada pasar murah di sini, saya langsung datang bawa KTP. Alhamdulillah, dapet kupon dan bisa beli beras sama minyak goreng dengan harga agen (harga dasar). Selisih belanjanya lumayan banget buat ditabung untuk keperluan sekolah anak. Kalau bisa, kegiatan seperti ini jangan cuma setahun tiga kali, sering-seringlah diadakan,” tutupnya. (wd26/nn)

Baca juga

Tags